Senin, April 27, 2020

kriteria pemilihan media dan sumber belajar


BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
Media dan sumber belajar memiliki banyak jenis dan klasifikasinya. Masing-masing jenis media tersebut memiliki kelebihan dan keterbatasan, oleh karena itu penggunaan media harus disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, karakter materi, ketersediaan, biaya dan lain sebagainnya. Begitu juga dari sisi peserta didik, harus menjadi pertimbangan utama dalam memilih media yang akan digunakan. Sebagai contoh, anak SD kelas 1 untuk tidak digunakan media yang tajam sebab berbahaya bagi si anak, begitu juga aspek penggunaan warna menjadi sangat dominan bagi anak kelas 1-3. Oleh karena itu, pemilihan media menjadi penting dipertimbangkan oleh guru dalam menentukan media yang akan dipergunakan dalam pembelajaran.

B.   Rumusan Masalah
1.    Bagaimana kriteria pemilihan media belajar
2.    Bagaimana kriteria pemilihan sumber belajar

C.   Tujuan
1.    Untuk mengetahui criteria pemilihan media belajar
2.    Untuk mengetahui criteria pemilihan sumber belajar






BAB II
PEMBAHASAN

A.   Kriteria Pemilihan Media Belajar
1.    Pengertian
Media pembelajaran sangat berperan untuk keberhasilan proses belajar mengajar. Peranan media pembelajaran terutama adalah untuk membantu penyampaian materi kepada siswa. Dalam hal ini bisa terlihat bahwa tingkat kualitas atau hasil belajar juga dipengaruhi oleh kualitas media pembelajaran yang digunakan.
Untuk mendapatkan kualitas media pembelajaran yang baik agar dapat memberikan pengaruh yang signifikan dalam proses belajar mengajar, maka diperlukan pemilihan dan perencanaan penggunaan media pembelajaran yang baik dan tepat. Pemilihan media pembelajaran yang tepat ini menjadikan media pembelajaran efektif digunakan dan tidak sia-sia jika diterapkan.
Arsyad (2013: 74) menjelaskan bahwa kriteria pemilihan media bersumber dari konsep bahwa media pembelajaran merupakan bagian dari sistem instruksional secara keseluruhan.
2.    Komponen pemilihan media pembelajaran
Pemilihan media pengajaran yang dilakukan seorang guru tentunya harus melihat semua komponen dari perencanaan pembelajaran. Jadi pemakaian media harus disesuaikan dengan materi, waktu dan pola pembelajaran yang dipakai. Hal ini bertujuan agar pemakaian media lebih efektif. Adapaun criteria yang mencakup komponen dari perencanaan pembelajaran, diantaranya adalah sebagai berikut:
a.    Kesesuaian Tujuan (Instructional Goals) perlu dikaji tujuan pembelajaran apa yang ingin dicapai dalam suatu kegiatan pembelajaran, dianalisis media apa yang cocok guna mencapai tujuan tersebut dan analisis dapat diarahkan pada tujuan kognitif, afektif dan psikomotorik.
b.    Kesesuaian Materi Pembelajaran yaitu bahan atau kajian apa yang diajarkan pada program pembelajaran tersebut. Pertimbangan lainnya dari bahan dan pokok bahasan tersebut sampai sejauh mana kedalaman yang harus dicapai. Dengan demikian dapat dipertimbangkan media apa yang sesuai untuk penyampaian materi tersebut.
c.    Kesesuaian Karakteristik Siswa dalam hal ini media haruslah familiar dengan karakteristik siswa atau guru, yaitu untuk mengkaji sifat dari ciri yang akan digunakan.
d.    Kesesuaian Teori pemilihan media harus didasari atas kesesuaian teori, media yang dipilih bukan karena fanatisme guru terhadap suatu media yang dianggap paling disukai dan paling bagus. Namun berdasarkan atas teori yang diangkatdari penelitian dan riset sehingga telah diuji validitasnya.
e.    Kesesuaian Gaya Belajar Siswa criteria ini didasarkan atas kondisi psikologis siswa, bahwa siswa belajar dipengaruhi pula oleh gaya belajar siswa.
f.     Kesesuaian Kondisi Lingkungan, pendukung dan waktu. Bagaimana bagusnya sebuah media apabila tidak didukung oleh fasilitas dan waktu yang tersedia. Maka pembelajaran kurang efektif.

Berdasarkan uraian diatas, kesesuaian media terhadap komponen pembelajaran harus diperhatikan karena akan membimbing keberhasilan dalam proses pembelajaran dikelas. Perlu diingat media yang bagus tidak selalu efektif jika tidak sesuai dengan materi yang diajarkan. Maka, kesesuaian berbagai komponen mutlak adanya.
Pemilihan media yang akan diterapkan dalam proses mengajar, sangat diharapkan kepada seorang guru untuk dapat menetukan pilihannya masing-masing, sesuai dengan kebutuhannya pada saat pertemuan dengan harapan media yang dipilih dapat mempercepat proses pelaksanaan pelajaran dan akan mencapai tujuan yang diharapkan. Pada saat media dipilih maka pada saat itulah seorang guru mampu berpikir dan melakukan decoding yaitu proses penafsiran symbol-simbol komunikasi yang mengandung pesan-pesan tersebut.

3.    Manfaat Pemilihan Media Pembelajaran
Pemilihan media pembelajaran didasarkan beberapa manfaat menurut Encycloeopdia Of Educatonal Research dalam merencanakan manfaat media pendidikan sebagai berikut:
a.    Meletakkan dasar-dasar konkret untuk berpikir. Oleh karena itu, mengurangi verbalisme
b.    Memperbesar perhatian siswa
c.    Meletakkan dasar-dasar yang penting untuk perkembangan belajaroleh karena itu membuat pelajaran lebih mantap
d.    Memberikan pengalaman nyata yang dapat menimbulkan kegiatan berusaha sendiri dikalangan siswa
e.    Menimbulkan pemikiran yang teratur terutama melalui gambar hidup
f.     Membantu tumbuhnya pengertian yang dapat membawa perkembangan kemampuan berbahasa
g.    Memberikan pengalaman yang tidak mudah diperoleh dengan cara lain dan membantu efisiensi serta keragaman yang lebih banyak dalam belajar.
Media pembelajaran dalam bentuk permainan haruslah bersifat edukatif, untuk merangsang berbagai kemampuan dasar pada anak sehingga pendidikan yang berlangsung pada mereka tetap dirasakan sebagai  suatu kegiatan yang menyenangkan. Ketika memilih media pembelajaran yang digunakan pendidik atau orang tua haruslah melihat dari unsure edukatif permainan tersebut. Adapun unsure edukatif yang terdapat dalam media adalah sebagai berikut:
a.    Unsure gerak motorik (gerak fisik) ialah unsure yang melatih kemampuan, daya tahan, kekuatan, keterampilan, dan ketangkasan anak
b.    Afeksi (perasaan) biasanya dapat dilatih melalui emosional anak dengan menggunakan alat peraga secara bersama-sama
c.    Kognitif (kecerdasan otak)
d.    Spiritual (budi pekerti) unsure spiritual biasanya melibatkan kehalusan, kelemutan, dan semangat terdalam dari hidup seseorang
e.    Keseimbangan (kesempurnaan hidup) ialah memiliki manfaat yang positif baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang.
Proses dalam pemilihan media di mana seorang guru harus mampu mengambil suatu benda yang akan dijadikan media dan bagaimana media tersebu kita masukan kepada berbagai macam konsep pelajaran dan bagaimana  cara menuangkan konsep yang tersimpan dalam benda tersebut kepada peserta didik, sehingga anak didik mengerti dan memahami suatu materi pelajaran. Adapun criteria dalam pemilihan media untuk jenis media rancangan ( yang dibuat sendiri ) perlengkapan yang diajukan sebagai acuan adalah sebagai beriku:
a.    Apakah materi yang akan disampaikan itu untuk tujuan pelajaran atau hanya informasi tambahan atau hiburan
b.    Apakah media yang dirancang untuk keperluan pembelajaran alat-alat bantu pengajaran
c.    Apakah dalam pengajaran akan menggunakan strategi kognitif, afektif dan psikomotorik
d.    Apakah materi yang akan disampaikan itu masih sangat asing bagi anak didik
e.    Apakah perlu rancangan suara seperti untuk pengajaran bahasa
f.     Apakah perlu rancangan gerak seperti untuk pengajaran seni atau olah raga.
Berdasarkan criteria pemilihan media tersebut, maka seorang guru hendaknya dalam mempergunakan media disesuaikan dengan materi yang diajarkan. Perlu diingat bahwa peilihan media jangan terlalu dipaksakan, sehingga mempersulit proses belaajr mengajar didalam kelas. Oleh karena itu, media merupakan salah satu unsure  untuk mempermudah proses pembelajaran.
Suatu media akan dapat berfungsi dengan baik jika digunakan dengan baik dan benar. Selain itu, sangat dipengaruhi pula dalam pemilihan media yang tepat. Apalagi unruk pembelajaran PAUD sehingga diperlukan media khusus yang mengacu pada karakteristik anak. Sebab, bila media tidak digunakan dengan benar dan baik maka akan terjadi kesalahan dalam pemilihan media. Pesan-pesan yang disampaikan tidak akan tersampaikan kepada anak secara optimal.
4.    Prinsip-Prinsip Penggunaan Media Pembelajaran
Terkait dengan hal ini, ada beberapa prinsip dalam penggunaan media pembelajaran yang perlu diperhatikan, diantaranya sebagai berikut:
a.    Penggunaan media pengajaran hendaknya dipandang sebagai bagian yang integral dari suatu sistem pengajaran bukan hanya sebagai alat bantu yang berfungsisebgai tambahan yang digunakan bila dianggap perlu dan hanyadimanfaatkan sewaktu-waktu yang dibutuhkan
b.    Media pengajaran hendaknya menguasai teknik-teknik dari suatu media pengajaran yang digunakan
c.    Guru seharusnya menghitungkan untung ruginya pemanfaatan suatu media yang digunakan
d.    Penggunaan media pengajaran harus selalu diorganisasikan secara sitematis bukan sembarang menggunakannya
e.    Jika sekiranya suatu poko bahasan memerlukan lebih dari satu macam media, guru dpat memanfaatkan multimedia yang menguntungkan dan memperlancar proses belajar mengajar dan dapat merangsang siswa dalam belajar


B.   Kriteria Pemilihan Sumber Belajar
1.    Pengertian
Proses belajar mengajar pada dasarnya merupakan proses penyampaian materi dari guru kepada siswa agar siswa mampu memahami materi pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan. Guru wajib memberi materi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai, jika guru memberikan materi yang salah atau tidak sesuai maka berakibat tujuan pembelajaran tidak tercapai. Jika sudah demikian maka pembelajaran yang dilakukan terancam gagal yang berimbas pada kualitas pendidikan yang buruk

2.    Macam-macam Pemilihan Kriteria Sumber Belajar
Dalam memilih sumber belajar harus memperhatikan dua kriteria. Kriteria tersebut adalah sebgai berikut:
a.    Kriteria Umum
Kriteria umum merupakan ukuran kasar dalam memilih sumber belajar, diantanya adalah:
1). Ekonomis: tidak harus terpatok pada harga yang mahal
2). Praktis: tidak memerlukan pengelolaan yang rumit, sulit dan langka
3). Mudah: dekat dan tersedia dilingkungan sekitar kita
4). Fleksibel: dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan instruksional
5). Sesuai dengan tujuan: mendukung proses dan pencapaian tujuan belajar, dapat membangkitka motivasi dan minat belajar siswa.
b.    Kriteria Berdasarkan Tujuan
Beberapa kriteria memilih sumber belajar berdasarkan tujuan diantaranya sebagai berikut:
1). Sumber belajar guna memotivasi, artinya pemanfaatan sumber belajar tersebut bertujuan meningkatkan minat, medorong partisipasi, merangsang pertanyaan-pertanyaa, memperjelas masalah dan sebagainya
2). Sumber belajar untuk pembelajaran, yakni untuk mendudkung kegiatan belajar mengajar
3). Sumber belajar unntuk penelitian, merupakan bentuk yang dapat diobservasi, dianalisis, dicatat secara teliti dan sebagainya
4). Sumber belajar untuk memecahkan masalah
5). Sumber belajar untuk presentasi, disini lebih ditekankan sumber sebagai alat, metode atau strategi penyampaian
























BAB III
PENUTUP

SIMPULAN
Media pembelajaran sangat berperan untuk keberhasilan proses belajar mengajar. Peranan media pembelajaran terutama adalah untuk membantu penyampaian materi kepada siswa. Dalam hal ini bisa terlihat bahwa tingkat kualitas atau hasil belajar juga dipengaruhi oleh kualitas media pembelajaran yang digunakan..
Proses belajar mengajar pada dasarnya merupakan proses penyampaian materi dari guru kepada siswa agar siswa mampu memahami materi pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan. Guru wajib memberi materi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai, jika guru memberikan materi yang salah atau tidak sesuai maka berakibat tujuan pembelajaran tidak tercapai. Jika sudah demikian maka pembelajaran yang dilakukan terancam gagal yang berimbas pada kualitas pendidikan yang buruk
Dalam memilih sumber belajar harus memperhatikan dua kriteria yaitu kriteria umum dan kriteria berdasarkan tujuan                             















Jumat, November 25, 2016

14 Cara Memerahkan Bibir Secara Alami dengan Cepat dan Mudah

14 Cara Memerahkan Bibir Secara Alami dengan Cepat dan Mudah

Cara Memerahkan Bibir Secara Alami Memiliki bibir merah merona tentu menjadi idaman sebagian besar wanita. Beberapa penelitian membuktikan seorang wanita yang memiliki bibir merah akan lebih percaya diri dibanding dengan mereka pemilik bibir hitam. Inilah alasan yang mendorong sebagian besar wanita menggunakan lipstik setiap pagi untuk membuat bibir merah.

Bibir merupakan bagian kulit yang unik, karena ia tidak dilengkapi dengan kelenjar minyak dan keringat untuk menjaga kelembapannya. Bibir juga terbilang memiliki kulit yang lebih tipis dibanding bagian lainnya, sehingga memungkinkan pembuluh darah di bagian ini terlihat. Kehadiran pembuluh darah yang terlihat inilah yang membuat bibir berwarna merah nan indah.

Cara Memerahkan Bibir Hitam Secara Alami dengan Cepat dan Mudah

Jika tidak dirawat dengan baik, bibir dapat menjadi kering, kasar, hingga mengalami pecah-pecah. Kondisi semacam inilah yang bisa membuat bibir terlihat kusam dan menghitam. Lakukan langkah-langkah berikut untuk memerahkan bibir secara alami dengan mudah.

cara memerahkan bibir secara alami dengan cepat

1. Menggosok bibir dengan madu dan gula

Membuang sel kulit mati yang ada di permukaan bibir dapat dilakukan untuk mendapatkan bibir merah merona. Dengan tidak adanya sel kulit mati tersebut, maka epidermis akan lebih terangsang dalam membentuk kolagen baru. Tumbuhnya kolagen baru inilah yang cukup bermanfaat dalam memperlambat proses penuaan dini.

Cara memerahkan bibir dengan madu dan gula:
Campurkan gula pasir dan madu secukupnya saja
Setelah selesai mandi gosokan secara perlahan ke bagian permukaan bibir
Lakukan penggosokan selama kurang lebih 10-15 detik
Setelah selesai menggosok diamkan sampai kering
Gunakan lip balm pada bibir agar hasilnya semakin optimal.

2. Jeruk nipis

Jika tidak ada madu, kamu bisa menggantinya dengan jeruk nipis. Buah satu ini diperkaya dengan kandungan vitamin C tinggi yang dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati berlebihan di permukaan bibir. Dengan penggunaan secara rutin, dijamin bibir kamu akan lebih merah merona.

Cara memerahkan bibir dengan jeruk nipis:
Siapkan 2-3 sendok makan perasan nipis
Campurkan sedikit gula, kemudian gosokan keseluruh bibir
Lakukan penggosokan selama kurang lebih 15 detik
Agar meresap diamkan 30 menitan, kemudian bilas air hangat
Kamu bisa melakukan secara rutin minimal 2 kali sehari untuk hasil terbaik.

3. Pasta gigi

Jangan salah, selain bisa memutihkan gigi secara alami, ternyata pasta gigi juga cukup mujarab untuk memerahkan bibir lho. Pasta gigi diperkaya dengan kandungan magnesium, selenium, kalsium, kalium, dan berbagai mineral alami lainnya yang cukup baik untuk mempercepat proses regenerasi sel kulit baru.

Cara alami memerahkan bibir dengan pasta gigi:
Setiap selesai mandi oleskan pasta gigi (non-gel) keseluruh bagian bibir
Diamkan selama kurang lebih 30-60 menit, kemudian bilas air hangat
Agar hasilnya optimal kamu juga bisa memakainya sebelum tidur lalu membilasnya ketika pagi hari tiba.

4. Mentega

Mentega diperkaya dengan kandungan minyak yang dapat melembapkan bibir. Beberapa penelitian di Inggris membuktikan, pengolesan mentega secara rutin sebelum tidur dapat membantu memerahkan bibir 70 % lebih cepat. Penelitian tersebut dilakukan dengan melibatkan 44 mahasiswi.

Untuk mendapatkan bibir merah dengan mentega cukup mudah kok. Pastikan bibir kamu bersih dulu. Kemudian oleskan mentega secara merata. Pijat sebentar selama kurang lebih 15 detik lalu diamkan selama semalaman. Lakukan terus selama sebulan dan lihat hasilnya.

5. Kunyit dan madu

Kunyit banyak dimanfaatkan untuk mencerahkan kulit wajah. Kandungan curcuminoid-nya yang tinggi dipercaya mampu meningkatkan jumlah kolagen di permukaan bibir. Namun supaya hasilnya maksimal, saya sarankan kamu juga menambahkan madu alami.

Cara memerahkan bibir dengan kunyit dan madu:
Campurkan bubuk kunyit dan madu secukupnya hingga membentuk adonan mirip pasta
Oleskan adonan tadi secara merata keseluruh bagian bibir
Kamu bisa melakukannya setelah mandi dan sebelum bangun tidur.

6. Minyak zaitun

Sebelumnya saya sudah share manfaat minyak zaitun untuk kecantikan, termasuk salah satunya dapat memerahkan bibir alami. Minyak ini memiliki kandungan nutrisi cukup lengkap, mulai dari antioksidan, mineral alami, sampai dengan kandungan vitamin E yang tentunya baik untuk kulit.

Cara memerahkan bibir dengan minyak zaitun:
Siapkan 2-3 sendok makan minyak zaitun kualitas terbaik
Oleskan secara merata keseluruh bagian bibir sambil menggosoknya lembut
Diamkan selama 15-20 menit sampai meresap sempurna
Jika sudah meresap, bilaslah dengan menggunakan air dingin sampai bersih.

7. Air mawar

Jaman dulu air mawar banyak dimanfaatkan oleh para putri kerajaan untuk mandi di malam hari. Setelah diteliti di Harvard University, air mawar memiliki kandungan antioksidan alami yang bisa melancarkan sirkulasi darah, menenangkan pikiran, dan tentunya mempercepat proses regenerasi sel kulit.

Cara memerahkan bibir dengan air mawar:
Rendamlah 2-3 bunga mawar yang baru dipetik selama semalaman
Ketika pagi harinya oleskan air mawar tadi keseluruh permukaan bibir
Diamkan sampai meresap sempurna
Untuk hasil terbaik lakukan setiap sebelum tidur dan setelah mandi.

8. Alpukat

Alpukat banyak mengandung vitamin E dan antioksidan alami yang baik untuk kesehatan kulit. Manfaat alpukat ada banyak sekali, mulai dari menghitamkan rambut, menghaluskan kulit, sampai dengan memerahkan bibir dengan cepat.

Cara memerahkan bibir dengan alpukat:
Siapkan sekitar 50 gram daging buah alpukat segar
Haluskan kemudian campur dengan minyak zaitun sampai sedikit encer
Oleskan secara merata keseluruh bagian bibir
Agar meresap secara optimal diamkan sampai bibir terasa kaku
Setelah itu bilas dengan memakai air dingin sampai bersih.

9. Minum banyak air putih

Pada dasarnya tubuh kita tersusun lebih dari 70 % dari cairan. Agar metabolisme berjalan optimal dan kulit terlihat segar, maka konsumsi air putih sangatlah penting sekali.

Idealnya para ahli menyarankan untuk konsumsi air putih minimal 2,5 liter sampai 3 liter, lebih banyak lebih baik. Dengan konsumsi air putih rutin, bibir akan terlihat lebih segar dan merah merona. 

10. Hindarilah minum kopi, soda, alkohol

Minuman berkafein dan alkohol sebenarnya secara tak langsung menyebabkan bibir menghitam lho. Jika memang kamu ingin memiliki bibir merah merona, sebaiknya mulai sekarang kurangi konsumsi kopi dan alkohol deh.

Sebagai gantinya kamu bisa mengonsumsi jus segar dari buah stroberi atau delima. Buah ini memiliki pigmen alami yang dapat memerahkan bibir.

11. Berhentilah merokok saat ini juga

Bagi para pria mungkin merokok termasuk aktivitas biasa yang sering dilakukan. Namun tahukah kamu sebetulnya nikotin pada rokok dapat membuat bibir hitam, bahkan permanen.

Nah jika kamu memang mendambakan bibir merah sebaiknya mulai sekarang hentikan kebiasaan merokok. Baca cara berhenti merokok yang sudah saya share agar lebih mudah dalam melakukannya.

12. Lindungi dari paparan sinar matahari

Perubahan warna pada bibir salah satunya dapat dipicu karena terlalu sering terkena paparan sinar matahari. Munculnya bintik-bintik di bibir adalah salah satu efek yang bisa ditimbulkan akibat terlalu sering kena paparan sinar matahari (UVA/B).

Untuk menghindarinya kamu bisa menggunakan pelindung bibir atau lip balm. Agar perlindungan yang didapat semakin maksimal, gunakan lip balm yang berfungsi sebagai tabir surya dengan minimal kandungan SPF 15.

13. Hindari menjilat bibir

Pernahkah kamu menjilat area bibir dengan tujuan supaya terlihat lembap dan merah? Mulai sekarang cobalah untuk menghentikannya. Memang, menjilat bibir dapat membuatnya terlihat segar seketika.

Akan tetapi, sebetulnya setelah beberapa menit kemudian biasanya bibir menjadi kering dan terlihat kusam. Apabila kondisi semacam ini berlangsung terus menerus, maka akan mengakibatkan bibir menghitam.

14. Atasi bibir kering dengan cara tepat

Mengatasi bibir kering sebenarnya sangat mudah. Usahakan jangan mengelupaskan sel kulit mati di bibir, karena itu akan mengakibatkan terbentuknya luka dan sariawan.

Sebelumnya saya sudah bagikan cara mengatasi bibir kering dan pecah-pecah dengan mudah secara alami, salah satunya dengan jeruk nipis. Kamu bisa mengikuti tips yang ada disana agar bibir kering dapat teratasi dengan baik.

Bagaimana, mudah sekali kan? Seperti itulah cara memerahkan bibir secara alami yang bisa saya sajikan kali ini. Lakukan beberapa tips memerahkan bibir diatas dengan telaten dan sesuai aturan agar hasilnya maksimal.




  Sumber : Cantikualamiah.com

15 Obat Sakit Gigi Secara alami dan Cepat

Sumber Google.co.id



Sakit gigi adalah rasa nyeri yang terjadi pada daerah sekitar gigi dan rahang akibat adanya kerusakan yang disebabkan oleh beberapa hal. Menurut ahli, sakit gigi adalah salah satu gejala ringan dari penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, Anda harus sedikit waspada jika sekarang mengalami masalah ini.

Sakit pada gigi membuat penderita tidak nyenyak tidur dan berefek pada kepala pusing, mudah marah akibat situasi sekitar yang gaduh, dan tidak bisa mempusatkan perhatian pada satu tujuan. Dalam banyak kasus, sakit gigi disebabkan oleh kerusakan gigi, bisa keretakan, kekeroposan, atau penyakit gusi.

Penyebab sakit gigi yang paling umum adalah terdapatnya bakteri pada gigi yang lama-kelamaan dapat membuat gigi berlubang. Tetapi dalam beberapa kasus sakit gigi tidak hanya terjadi akibat gigi mengalami masalah, tetapi gusi yang terinfeksi atau mengalami pembengkakan juga sukses menghadirkan rasa nyeri pada rahang atau gigi.

Obat Sakit Gigi
Kebanyakan penderita mendapatkan saran dari teman atau anggota keluarganya untuk mengobati sakit gigi dengan berkumur air hangat dan menggunakan garam. Sebenarnya cara mengobati sakit gigi tersebut tidak berhasil sepenuhnya, faktanya pada beberapa kasus ada yang membuat rasa sakit pada gigi semakin parah dan berdenyut. Itu terjadi karena beberapa orang ada yang bergigi sensitif.

Oleh karena itu alangkah baiknya Anda memilih salah satu dari beberapa pilihan obat sakit gigi tradisional berikut, kemudian jalani pengobatan alami secara rutin agar rasa sakit cepat mereda.

1. Daun Inggu Kering
Bahan: 2 - 4 gram daun inggu kering dan 2 cangkir (ukuran sedang) air bersih.
Cara pengobatan: Rebus daun inggu kering ke dalam panci yang terisi 2 gelas air sampai mendidih. Saring air dari daunnya, kemudian tunggu hangat dan gunakan ramuan untuk berkumur beberapa kali.

2. Minyak Batok Kelapa
Bahan: Batok kelapa yang telah terbagi dua dan kapas secukupnya.
Cara pengobatan: Ambil satu bagian batok kelapa, kemudian bakar sampai keluar minyaknya. Ambil minyak batok kelapa menggunakan kapas, lalu tempelkan pada gigi yang sakit. Sehabis itu Anda akan kaget karena reaksi dari obat ini cukup cepat, rasa sakit pada gigi akan hilang hanya dalam beberapa menit.

3. Daun Sirih dan Cengkeh
Bahan: Daun sirih dan cengkeh secukupnya.
Cara pengobatan: Rebus kedua bahan, kemudian gunakan untuk berkumur beberapa kali. Jika Anda merasa belum mampu membuat ramuan ini, obat kumur dari campuran cengkeh dan daun sirih ini bisa Anda beli di pasar.

4. Bawang Putih
Bahan: Bawang putih (1 butir).
Cara pengobatan: Kupas kulit luar bawang putih, setelah itu tumbuk hingga halus. Tempelkan tumbukan bawang putih pada bagian gigi luar yang sakit.
Cara pengobatan 2: Cuci bawang putih dengan air hangat. Kunyah bawang putih mentah selama beberapa menit, kemudian buang dan bakteri penyebab sakit gigi akan mati.

5. Minyak Cengkeh
Bahan: Minyak cengkeh secukupnya.
Cara pengobatan: Gunakan minyak cengkeh dengan cara meneteskannya pada gigi yang sakit menggunakan kapas atau cotton bud (ditempel-tempel). Setelah rasa sakit hilang (kira-kira 30 menit), barulah berkumur dengan air hangat.

6. Bunga Matahari
Bahan: Bunga matahari (50 gram), jahe (5 gram), dan air jernih (600 cc).
Cara pengobatan: Jahe dan bunga matahari direbus dalam 600 cc air sampai mendidih dan air tersisa 300 cc. Saring air rebusan dan minum obat herbal sakit gigi ini selagi hangat.

7. Asam Jawa (Obat Penyembuh Karang Gigi)
Bahan: Biji asam jawa secukupnya.
Cara pengobatan: Goreng tanpa minyak (sangrai) biji asam jawa, sehabis itu ditumbuk sampai lembut. Masukkan biji asam jawa yang telah halus pada kain, kemudian gosok pada gigi yang berlubang.

8. Biji Jarak Cina
Bahan: 1 butir biji jarak cina dan 1 gelas air panas.
Cara pengobatan: Giling atau tumbuk biji jarak cina sampai benar-benar halus, seduh dalam satu gelas air panas dan aduk. Saring airnya, tunggu dingin, terakhir gunakan air untuk berkumur.

9. Daun Cengkeh
Bahan: Daun cengkeh secukupnya.
Cara pengobatan: Cuci daun cengkeh, seduh dalam seelas air panas, kemudian lumatkan daun cengkeh. Gunakan kain untuk memeras daun cengkeh yang halus, kemudian tempelkan kapas pada air hasil perasan. Tempel dan gosok kapas pada gigi yang sakit (berlubang).

10. Teh Hangat (Tanpa Gula)
Bahan: Satu gelas teh hangat tanpa gula.
Cara pengobatan: Gunakan air teh untuk berkumur beberapa kali, kemudian biarkan 15 menit. Setelahnya letakkan kantung teh bekas pada gusi untuk meringankan peradangan.

11. Cabe Rawit.
Bahan: Cabe rawit hijau atau merah secukupnya.
Cara pengobatan: Tumbuk cabai rawit, kemudian seduh dalam air panas. Kenai kapas dengan air seduhan cabai rawit, kemudian tempel pada gigi yang sakit. Bisa juga untuk berkumur.

12. Getah Jarak
Bahan: Getah tanaman jarak secukupnya.
Cara pengobatan: Teteskan sedikit demi sedikit getah jarak pada gigi yang berlubang, atau bisa juga gunakan kapas untuk diselipkan pada gigi yang berlubang.

13. Akar Meniran
Bahan: Akar meniran (5 gram).
Cara pengobatan: Bersihkan akar meniran, kemudian kunyah menggunakan gigi yang sakit. Setelah itu berkumur dengan air biasa, dan istirahatlah.

14. Akar Kangkung
Bahan: Segenggam akar kangkung dan 1/2 sdt cuka.
Cara pengobatan: Aliri (bersihkan) akar kangkung, kemudian rebus dalam segelas air dan tambahkan 1/2 sdt cuka. Air rebusan yang sudah agak dingin digunakan untuk berkumur.

15. Serai
Bahan: Sereh atau sirih (40 gram), air matang (2 gelas).
Cara pengobatan: Rebus semua sereh dalam 2 gelas air sampai mendidih dan air berkurang satu gelas. Gunakan obat ini untuk berkumur setiap hari sampai sakit gigi hilang.

Cara Mengatasi Sakit Gigi Tanpa Obat
Bersihkan bagian gigi yang sakit menggunakan sikat gigi dengan pasta yang cocok untuk meredakan rasa sakit. Jika setelah beberapa menit belum sembuh juga, bisa jadi ada sisa makanan yang menyelip pada lubang gigi. Gunakanlah lidi kecil atau tusuk gigi untuk mengangkat kotoran yang menyelip pada lubang atau sekitar gigi, setelah itu berkumur.
Pijat atau urut bagian pelipis (posisi gigi yang sakit) dari depan sampai belakang (depan telinga) menggunakan minyak yang tak beraroma selama beberapa menit sampai rasa nyeri hilang perlahan.
Tempelkan lidah pada bagian gigi yang sakit, kemudian tarik atau sedok sampai darah pada gigi yang sakit keluar. Jika berhasil, warna darah yang keluar biasanya merah kehitaman.

Jika sakit gigi sudah hilang, rawatlah gigi dengan cara rajin menggosok gigi, berkumur sehabis makan dan sehabis bangun tidur, jangan terlalu sering makan coklat, dsb.

Apabila Anda ingin sakit gigi benar-benar sembuh, berkunjunglah ke dokter gigi dan minta pendapat terbaiknya. Biasanya dokter merekomendasikan untuk mencabut gigi atau menambal gigi (jika lubang tidak terlalu besar). Dengan begitu rasa sakit pada gigi yang suatu saat dapat kambuh tidak perlu membuat Anda resah.




 Sumber :cakrawalasehat.blogspot.com
Yang Disusun Oleh:
TISNA OKTAPIANSI
XI IPA 4
SMA PLUS NEGERI 7 KOTA BENGKULU


PERAWATAN WAJAHDENGAN CARA MENGHILANGKAN JERAWAT
     Jerawat merupakan kelainan kulit yang terjadi karena kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak yang menyebabkan penyumbatan saluran folekul rambut dan pori-pori kulit. jerawat tidak hanya timbul di wajah, tapi jerawayt bisa juga timbul di area dada , punggung dan bahu.

Penyebban timbulnya jerawat antara lain disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini:
1. faktor psikis atau stres.
2. genetik(keturunan)
3. aktivitas hormonal yang tidak seimbang, biasanya di tandai dengan timbulnya jerawat kala menstruasi
4. penumukan sel kulit mati
5. bakteri di pori-pori kulit, bakteri Propionini Bacterium Acnes (P.A cnes)

     Jerawat tidak mencerminkanbahwa seorang kurang mejaga kebersihan. jadi jangan berkecil hati bagi yang berjerawat, bukan bearti anda tidak menjaga kebersihan. Untuk pengobatan dari luar salah satunya dengan membuat masker untuk kulit berjerawat.

Untuk ramuan masker jerawat adalah sebagai berikut:
1. tepung beras                   : 1/4 liter
2. tepung pati bengkoang   : 1 ons
3. kayu manis                     : 10 gram
4. kayu mesoyi                   : 10 gram
5. klabet                              : 1 sendok teh
6. buat pinang                     : 2 biji
7. adas                                 : 1 sendok teh

Cara membuatnya:
1. Bahan no. 1 dan 2 dicampur menjadi satu
2. Bahan no. 3,4 dan 5 digoreng sangan sampai menjdai kuning hitam(masak)
3. Bhan no. 6 dikupas kulitnya, dicuci,diiris tipis-tipis, terus dijemur sampai kering
4. Kemudian buah pinang dikupas kulit luarnya yang berupa sabut, dipecah kulit dalamnya yang keras dan diambil dagingnya, jemur sampai kering
5. Bahan no. 4dan5 digoreng sangan
6. Bahan no. 3s/d5 ditumbuk/digiling agar menjadi tepung
7. Ynag terakhir, campuran tepung beras dan pati bengkoang dicampur dengan tepung ramuan 3 s/d 6 dan bedak ini sudah dapat dipakai untuk bedak obat jerawat.

 Untuk pengobatan dari dalam yakni dengan membuat obat jerawat yang diminum

Adapun resepnya adalah sebagai berikut:
1. temu lawak   : 2 kali ibu jari
2. kencur           : 2 kali ibu jari
3. asam             : 1 tangkai
4. jinten             : 1/2 sendok
5. gula aren       : secukupnya

Cara membuatnya:
Bahan 1 dan 2 dikupas kulitnya dicuci bersih bahan 3s/d 5 dicampur dengan bahan no 1, kemudian di rebus dengan air 1 1/2 gelas (375 cc) dan tinggalkan 1 gelas (250 cc)

Kamis, November 17, 2016

PENGOBATAN SECARA ALAMI

Yang Disusun Oleh:
TISNA OKTAPIANSI
XI IPA 4
SMA PLUS NEGERI 7 KOTA BENGKULU


PERAWATAN WAJAHDENGAN CARA MENGHILANGKAN JERAWAT
     Jerawat merupakan kelainan kulit yang terjadi karena kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak yang menyebabkan penyumbatan saluran folekul rambut dan pori-pori kulit. jerawat tidak hanya timbul di wajah, tapi jerawayt bisa juga timbul di area dada , punggung dan bahu.

Penyebban timbulnya jerawat antara lain disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini:
1. faktor psikis atau stres.
2. genetik(keturunan)
3. aktivitas hormonal yang tidak seimbang, biasanya di tandai dengan timbulnya jerawat kala menstruasi
4. penumukan sel kulit mati
5. bakteri di pori-pori kulit, bakteri Propionini Bacterium Acnes (P.A cnes)

     Jerawat tidak mencerminkanbahwa seorang kurang mejaga kebersihan. jadi jangan berkecil hati bagi yang berjerawat, bukan bearti anda tidak menjaga kebersihan. Untuk pengobatan dari luar salah satunya dengan membuat masker untuk kulit berjerawat.

Untuk ramuan masker jerawat adalah sebagai berikut:
1. tepung beras                   : 1/4 liter
2. tepung pati bengkoang   : 1 ons
3. kayu manis                     : 10 gram
4. kayu mesoyi                   : 10 gram
5. klabet                              : 1 sendok teh
6. buat pinang                     : 2 biji
7. adas                                 : 1 sendok teh

Cara membuatnya:
1. Bahan no. 1 dan 2 dicampur menjadi satu
2. Bahan no. 3,4 dan 5 digoreng sangan sampai menjdai kuning hitam(masak)
3. Bhan no. 6 dikupas kulitnya, dicuci,diiris tipis-tipis, terus dijemur sampai kering
4. Kemudian buah pinang dikupas kulit luarnya yang berupa sabut, dipecah kulit dalamnya yang keras dan diambil dagingnya, jemur sampai kering
5. Bahan no. 4dan5 digoreng sangan
6. Bahan no. 3s/d5 ditumbuk/digiling agar menjadi tepung
7. Ynag terakhir, campuran tepung beras dan pati bengkoang dicampur dengan tepung ramuan 3 s/d 6 dan bedak ini sudah dapat dipakai untuk bedak obat jerawat.

 Untuk pengobatan dari dalam yakni dengan membuat obat jerawat yang diminum

Adapun resepnya adalah sebagai berikut:
1. temu lawak   : 2 kali ibu jari
2. kencur           : 2 kali ibu jari
3. asam             : 1 tangkai
4. jinten             : 1/2 sendok
5. gula aren       : secukupnya

Cara membuatnya:
Bahan 1 dan 2 dikupas kulitnya dicuci bersih bahan 3s/d 5 dicampur dengan bahan no 1, kemudian di rebus dengan air 1 1/2 gelas (375 cc) dan tinggalkan 1 gelas (250 cc)

Kamis, November 03, 2016


TUGAS TIK(Teknologi Informasi dan Komunikasi)


D
I
S
U
S
U
N

O
L
E
H

 Nama : TISNA OKTAPIANSI
Kelas : XI IPA 4 
SMA PLUS NEGERI 7 KOTA BENGKULU




CARA MENGOBATI NYERI DATANG BULAN DAN KEPUTIHAN

     Banyak sekali macam penyakit kewanitaan yang sering dikeluhkan karena sangat menganggu, dan diantara beberapa penyakit kewanitaan itu nyeri pada saat datang bulan. Hal ini disebabkan karena penyempitan pada indung telur dan kurang olahraga.

     Sedangkan untuk keputihan bisa disebabkan kurangnya menjaga kebersihan pada organ intim atau pakaian dalam yang lembab sehingga memicu timbulnya jamur dan mengakibatkan bakteri penyebab keputihan. Pengobatan alami untuk mengatasi hal tersebut adalah sebagai berikut:

Untuk nyeri datang bulan:
1. Temulawak     : 1 ons
2. Asam               :  1 tangkai (empat mata)
3. Air                    :  3 gelas (3/4 liter)
4. Gula merah    :  semanisnya/secukupnya
5. Garam dapur :  secukupnya
Cara membuatnya:
     Temulawak dikupas, dicuci dan diiris tipis-tipis. ebus dengan tiga gelas air dan sisakan 1 1/2 gelas. Setelah menjadi hangat suam-suam kuku diminum. Lakukanlah pengobatan ini setiap anda mengalami keluhan penyakit tersebut.

Untuk keputihan:
1. Kunyit            : sebesar ibu jari
2. daun sirih     : 7 lembar
3. Asam             : 1 tangkai (5 atau 6 mata)
4. Gula aren      : secukupnya
5. Buah pinang : 1/2 buah
6. Air                  : 3 gelas (3/4 liter)
cara pembuatan dan pengobatan:
1. Kunyit dikupas kulitnya dan diiris tipis-tipis
2. Buah pinang dikupas dibelah dua dan diambil daging dalamnya saja. Kemudian semua bahan dijadikan satu dan direbus sampai mendidih, sisakan air 1 1/2 gelas. Kalau sudh suam-suam kuku terus diminum.
     Jika keputihan sudah sembuh, hentikan meminum ramuan tersebut. Selain ramuan tersebut diatas, anda  bisa memanfaatkan bunga bougenville untuk mengatasi kedua macam keluhan penyakit tersebut diatas, caranya:
     Ambil 1 genggambunga bougenville,rebus dan caring ditambah madu, minum 1/2 gelas setiap gelas.

     Sedangkan untukpengobatan dari luaruntuk mengatasi keputihan,ggunakan daun sirih. Daun sirih dipercaya dapat mengurangi rasa gatal dan bau saat keputihan. Caranya,rendam daun sirih selama satu jam dalam air pangs,  lau diamkan hingga dingin. Setelah itu, gunakan air tersebut untuk membersihkan daerah vagina. Lakukan setiap hari, pagi dan sore hari.