BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Media dan sumber belajar
memiliki banyak jenis dan klasifikasinya. Masing-masing jenis media tersebut
memiliki kelebihan dan keterbatasan, oleh karena itu penggunaan media harus
disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, karakter materi, ketersediaan, biaya
dan lain sebagainnya. Begitu juga dari sisi peserta didik, harus menjadi
pertimbangan utama dalam memilih media yang akan digunakan. Sebagai contoh,
anak SD kelas 1 untuk tidak digunakan media yang tajam sebab berbahaya bagi si
anak, begitu juga aspek penggunaan warna menjadi sangat dominan bagi anak kelas
1-3. Oleh karena itu, pemilihan media menjadi penting dipertimbangkan oleh guru
dalam menentukan media yang akan dipergunakan dalam pembelajaran.
B. Rumusan
Masalah
1. Bagaimana
kriteria pemilihan media belajar
2. Bagaimana
kriteria pemilihan sumber belajar
C. Tujuan
1. Untuk
mengetahui criteria pemilihan media belajar
2. Untuk
mengetahui criteria pemilihan sumber belajar
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Kriteria
Pemilihan Media Belajar
1. Pengertian
Media pembelajaran sangat
berperan untuk keberhasilan proses belajar mengajar. Peranan media pembelajaran
terutama adalah untuk membantu penyampaian materi kepada siswa. Dalam hal ini
bisa terlihat bahwa tingkat kualitas atau hasil belajar juga dipengaruhi oleh
kualitas media pembelajaran yang digunakan.
Untuk mendapatkan kualitas
media pembelajaran yang baik agar dapat memberikan pengaruh yang signifikan
dalam proses belajar mengajar, maka diperlukan pemilihan dan perencanaan
penggunaan media pembelajaran yang baik dan tepat. Pemilihan
media pembelajaran yang tepat ini menjadikan
media pembelajaran efektif digunakan dan tidak sia-sia jika diterapkan.
Arsyad (2013: 74) menjelaskan
bahwa kriteria pemilihan media bersumber dari konsep bahwa media pembelajaran
merupakan bagian dari sistem instruksional secara keseluruhan.
2. Komponen
pemilihan media pembelajaran
Pemilihan
media pengajaran yang dilakukan seorang guru tentunya harus melihat semua
komponen dari perencanaan pembelajaran. Jadi pemakaian media harus disesuaikan
dengan materi, waktu dan pola pembelajaran yang dipakai. Hal ini bertujuan agar
pemakaian media lebih efektif. Adapaun criteria yang mencakup komponen dari
perencanaan pembelajaran, diantaranya adalah sebagai berikut:
a. Kesesuaian
Tujuan (Instructional Goals) perlu dikaji tujuan pembelajaran apa yang ingin
dicapai dalam suatu kegiatan pembelajaran, dianalisis media apa yang cocok guna
mencapai tujuan tersebut dan analisis dapat diarahkan pada tujuan kognitif,
afektif dan psikomotorik.
b. Kesesuaian
Materi Pembelajaran yaitu bahan atau kajian apa yang diajarkan pada program pembelajaran
tersebut. Pertimbangan lainnya dari bahan dan pokok bahasan tersebut sampai
sejauh mana kedalaman yang harus dicapai. Dengan demikian dapat dipertimbangkan
media apa yang sesuai untuk penyampaian materi tersebut.
c. Kesesuaian
Karakteristik Siswa dalam hal ini media haruslah familiar dengan karakteristik
siswa atau guru, yaitu untuk mengkaji sifat dari ciri yang akan digunakan.
d. Kesesuaian
Teori pemilihan media harus didasari atas kesesuaian teori, media yang dipilih
bukan karena fanatisme guru terhadap suatu media yang dianggap paling disukai
dan paling bagus. Namun berdasarkan atas teori yang diangkatdari penelitian dan
riset sehingga telah diuji validitasnya.
e. Kesesuaian
Gaya Belajar Siswa criteria ini didasarkan atas kondisi psikologis siswa, bahwa
siswa belajar dipengaruhi pula oleh gaya belajar siswa.
f. Kesesuaian
Kondisi Lingkungan, pendukung dan waktu. Bagaimana bagusnya sebuah media
apabila tidak didukung oleh fasilitas dan waktu yang tersedia. Maka
pembelajaran kurang efektif.
Berdasarkan uraian
diatas, kesesuaian media terhadap komponen pembelajaran harus diperhatikan
karena akan membimbing keberhasilan dalam proses pembelajaran dikelas. Perlu
diingat media yang bagus tidak selalu efektif jika tidak sesuai dengan materi
yang diajarkan. Maka, kesesuaian berbagai komponen mutlak adanya.
Pemilihan media yang
akan diterapkan dalam proses mengajar, sangat diharapkan kepada seorang guru
untuk dapat menetukan pilihannya masing-masing, sesuai dengan kebutuhannya pada
saat pertemuan dengan harapan media yang dipilih dapat mempercepat proses
pelaksanaan pelajaran dan akan mencapai tujuan yang diharapkan. Pada saat media
dipilih maka pada saat itulah seorang guru mampu berpikir dan melakukan
decoding yaitu proses penafsiran symbol-simbol komunikasi yang mengandung
pesan-pesan tersebut.
3. Manfaat
Pemilihan Media Pembelajaran
Pemilihan media
pembelajaran didasarkan beberapa manfaat menurut Encycloeopdia Of Educatonal
Research dalam merencanakan manfaat media pendidikan sebagai berikut:
a. Meletakkan
dasar-dasar konkret untuk berpikir. Oleh karena itu, mengurangi verbalisme
b. Memperbesar
perhatian siswa
c. Meletakkan
dasar-dasar yang penting untuk perkembangan belajaroleh karena itu membuat
pelajaran lebih mantap
d. Memberikan
pengalaman nyata yang dapat menimbulkan kegiatan berusaha sendiri dikalangan
siswa
e. Menimbulkan
pemikiran yang teratur terutama melalui gambar hidup
f. Membantu
tumbuhnya pengertian yang dapat membawa perkembangan kemampuan berbahasa
g. Memberikan
pengalaman yang tidak mudah diperoleh dengan cara lain dan membantu efisiensi
serta keragaman yang lebih banyak dalam belajar.
Media pembelajaran dalam bentuk permainan haruslah
bersifat edukatif, untuk merangsang berbagai kemampuan dasar pada anak sehingga
pendidikan yang berlangsung pada mereka tetap dirasakan sebagai suatu kegiatan yang menyenangkan. Ketika
memilih media pembelajaran yang digunakan pendidik atau orang tua haruslah
melihat dari unsure edukatif permainan tersebut. Adapun unsure edukatif yang
terdapat dalam media adalah sebagai berikut:
a. Unsure
gerak motorik (gerak fisik) ialah unsure yang melatih kemampuan, daya tahan,
kekuatan, keterampilan, dan ketangkasan anak
b. Afeksi
(perasaan) biasanya dapat dilatih melalui emosional anak dengan menggunakan
alat peraga secara bersama-sama
c. Kognitif
(kecerdasan otak)
d. Spiritual
(budi pekerti) unsure spiritual biasanya melibatkan kehalusan, kelemutan, dan
semangat terdalam dari hidup seseorang
e. Keseimbangan
(kesempurnaan hidup) ialah memiliki manfaat yang positif baik dalam jangka
waktu pendek maupun panjang.
Proses dalam pemilihan media di mana seorang guru harus
mampu mengambil suatu benda yang akan dijadikan media dan bagaimana media
tersebu kita masukan kepada berbagai macam konsep pelajaran dan bagaimana cara menuangkan konsep yang tersimpan dalam
benda tersebut kepada peserta didik, sehingga anak didik mengerti dan memahami
suatu materi pelajaran. Adapun criteria dalam pemilihan media untuk jenis media
rancangan ( yang dibuat sendiri ) perlengkapan yang diajukan sebagai acuan
adalah sebagai beriku:
a.
Apakah materi yang akan disampaikan itu untuk
tujuan pelajaran atau hanya informasi tambahan atau hiburan
b.
Apakah media yang dirancang untuk keperluan
pembelajaran alat-alat bantu pengajaran
c.
Apakah dalam pengajaran akan menggunakan
strategi kognitif, afektif dan psikomotorik
d.
Apakah materi yang akan disampaikan itu masih
sangat asing bagi anak didik
e.
Apakah perlu rancangan suara seperti untuk
pengajaran bahasa
f.
Apakah perlu rancangan gerak seperti untuk
pengajaran seni atau olah raga.
Berdasarkan criteria pemilihan media tersebut, maka
seorang guru hendaknya dalam mempergunakan media disesuaikan dengan materi yang
diajarkan. Perlu diingat bahwa peilihan media jangan terlalu dipaksakan,
sehingga mempersulit proses belaajr mengajar didalam kelas. Oleh karena itu,
media merupakan salah satu unsure untuk
mempermudah proses pembelajaran.
Suatu media akan dapat berfungsi dengan baik jika
digunakan dengan baik dan benar. Selain itu, sangat dipengaruhi pula dalam
pemilihan media yang tepat. Apalagi unruk pembelajaran PAUD sehingga diperlukan
media khusus yang mengacu pada karakteristik anak. Sebab, bila media tidak
digunakan dengan benar dan baik maka akan terjadi kesalahan dalam pemilihan
media. Pesan-pesan yang disampaikan tidak akan tersampaikan kepada anak secara
optimal.
4. Prinsip-Prinsip
Penggunaan Media Pembelajaran
Terkait dengan hal
ini, ada beberapa prinsip dalam penggunaan media pembelajaran yang perlu
diperhatikan, diantaranya sebagai berikut:
a. Penggunaan
media pengajaran hendaknya dipandang sebagai bagian yang integral dari suatu
sistem pengajaran bukan hanya sebagai alat bantu yang berfungsisebgai tambahan
yang digunakan bila dianggap perlu dan hanyadimanfaatkan sewaktu-waktu yang
dibutuhkan
b. Media
pengajaran hendaknya menguasai teknik-teknik dari suatu media pengajaran yang
digunakan
c. Guru
seharusnya menghitungkan untung ruginya pemanfaatan suatu media yang digunakan
d. Penggunaan
media pengajaran harus selalu diorganisasikan secara sitematis bukan sembarang
menggunakannya
e. Jika
sekiranya suatu poko bahasan memerlukan lebih dari satu macam media, guru dpat
memanfaatkan multimedia yang menguntungkan dan memperlancar proses belajar
mengajar dan dapat merangsang siswa dalam belajar
B. Kriteria
Pemilihan Sumber Belajar
1. Pengertian
Proses belajar mengajar
pada dasarnya merupakan proses penyampaian materi dari guru kepada siswa agar
siswa mampu memahami materi pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran yang
sudah ditentukan. Guru wajib memberi materi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran
yang hendak dicapai, jika guru memberikan materi yang salah atau tidak sesuai
maka berakibat tujuan pembelajaran tidak tercapai. Jika sudah demikian maka
pembelajaran yang dilakukan terancam gagal yang berimbas pada kualitas
pendidikan yang buruk
2. Macam-macam Pemilihan Kriteria Sumber Belajar
Dalam
memilih sumber belajar harus memperhatikan dua kriteria. Kriteria tersebut
adalah sebgai berikut:
a. Kriteria Umum
Kriteria
umum merupakan ukuran kasar dalam memilih sumber belajar, diantanya adalah:
1).
Ekonomis: tidak harus terpatok pada harga yang mahal
2).
Praktis: tidak memerlukan pengelolaan yang rumit, sulit dan langka
3).
Mudah: dekat dan tersedia dilingkungan sekitar kita
4).
Fleksibel: dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan instruksional
5).
Sesuai dengan tujuan: mendukung proses dan pencapaian tujuan belajar, dapat
membangkitka motivasi dan minat belajar siswa.
b. Kriteria Berdasarkan Tujuan
Beberapa
kriteria memilih sumber belajar berdasarkan tujuan diantaranya sebagai berikut:
1).
Sumber belajar guna memotivasi, artinya pemanfaatan sumber belajar tersebut
bertujuan meningkatkan minat, medorong partisipasi, merangsang
pertanyaan-pertanyaa, memperjelas masalah dan sebagainya
2).
Sumber belajar untuk pembelajaran, yakni untuk mendudkung kegiatan belajar mengajar
3).
Sumber belajar unntuk penelitian, merupakan bentuk yang dapat diobservasi,
dianalisis, dicatat secara teliti dan sebagainya
4).
Sumber belajar untuk memecahkan masalah
5).
Sumber belajar untuk presentasi, disini lebih ditekankan sumber sebagai alat,
metode atau strategi penyampaian
BAB III
PENUTUP
SIMPULAN
Media pembelajaran sangat
berperan untuk keberhasilan proses belajar mengajar. Peranan media pembelajaran
terutama adalah untuk membantu penyampaian materi kepada siswa. Dalam hal ini
bisa terlihat bahwa tingkat kualitas atau hasil belajar juga dipengaruhi oleh
kualitas media pembelajaran yang digunakan..
Proses belajar mengajar pada dasarnya merupakan proses
penyampaian materi dari guru kepada siswa agar siswa mampu memahami materi
pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan. Guru
wajib memberi materi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang hendak
dicapai, jika guru memberikan materi yang salah atau tidak sesuai maka
berakibat tujuan pembelajaran tidak tercapai. Jika sudah demikian maka
pembelajaran yang dilakukan terancam gagal yang berimbas pada kualitas
pendidikan yang buruk
Dalam memilih sumber belajar harus memperhatikan dua kriteria
yaitu kriteria umum dan kriteria berdasarkan tujuan