Senin, April 27, 2020

kriteria pemilihan media dan sumber belajar


BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
Media dan sumber belajar memiliki banyak jenis dan klasifikasinya. Masing-masing jenis media tersebut memiliki kelebihan dan keterbatasan, oleh karena itu penggunaan media harus disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, karakter materi, ketersediaan, biaya dan lain sebagainnya. Begitu juga dari sisi peserta didik, harus menjadi pertimbangan utama dalam memilih media yang akan digunakan. Sebagai contoh, anak SD kelas 1 untuk tidak digunakan media yang tajam sebab berbahaya bagi si anak, begitu juga aspek penggunaan warna menjadi sangat dominan bagi anak kelas 1-3. Oleh karena itu, pemilihan media menjadi penting dipertimbangkan oleh guru dalam menentukan media yang akan dipergunakan dalam pembelajaran.

B.   Rumusan Masalah
1.    Bagaimana kriteria pemilihan media belajar
2.    Bagaimana kriteria pemilihan sumber belajar

C.   Tujuan
1.    Untuk mengetahui criteria pemilihan media belajar
2.    Untuk mengetahui criteria pemilihan sumber belajar






BAB II
PEMBAHASAN

A.   Kriteria Pemilihan Media Belajar
1.    Pengertian
Media pembelajaran sangat berperan untuk keberhasilan proses belajar mengajar. Peranan media pembelajaran terutama adalah untuk membantu penyampaian materi kepada siswa. Dalam hal ini bisa terlihat bahwa tingkat kualitas atau hasil belajar juga dipengaruhi oleh kualitas media pembelajaran yang digunakan.
Untuk mendapatkan kualitas media pembelajaran yang baik agar dapat memberikan pengaruh yang signifikan dalam proses belajar mengajar, maka diperlukan pemilihan dan perencanaan penggunaan media pembelajaran yang baik dan tepat. Pemilihan media pembelajaran yang tepat ini menjadikan media pembelajaran efektif digunakan dan tidak sia-sia jika diterapkan.
Arsyad (2013: 74) menjelaskan bahwa kriteria pemilihan media bersumber dari konsep bahwa media pembelajaran merupakan bagian dari sistem instruksional secara keseluruhan.
2.    Komponen pemilihan media pembelajaran
Pemilihan media pengajaran yang dilakukan seorang guru tentunya harus melihat semua komponen dari perencanaan pembelajaran. Jadi pemakaian media harus disesuaikan dengan materi, waktu dan pola pembelajaran yang dipakai. Hal ini bertujuan agar pemakaian media lebih efektif. Adapaun criteria yang mencakup komponen dari perencanaan pembelajaran, diantaranya adalah sebagai berikut:
a.    Kesesuaian Tujuan (Instructional Goals) perlu dikaji tujuan pembelajaran apa yang ingin dicapai dalam suatu kegiatan pembelajaran, dianalisis media apa yang cocok guna mencapai tujuan tersebut dan analisis dapat diarahkan pada tujuan kognitif, afektif dan psikomotorik.
b.    Kesesuaian Materi Pembelajaran yaitu bahan atau kajian apa yang diajarkan pada program pembelajaran tersebut. Pertimbangan lainnya dari bahan dan pokok bahasan tersebut sampai sejauh mana kedalaman yang harus dicapai. Dengan demikian dapat dipertimbangkan media apa yang sesuai untuk penyampaian materi tersebut.
c.    Kesesuaian Karakteristik Siswa dalam hal ini media haruslah familiar dengan karakteristik siswa atau guru, yaitu untuk mengkaji sifat dari ciri yang akan digunakan.
d.    Kesesuaian Teori pemilihan media harus didasari atas kesesuaian teori, media yang dipilih bukan karena fanatisme guru terhadap suatu media yang dianggap paling disukai dan paling bagus. Namun berdasarkan atas teori yang diangkatdari penelitian dan riset sehingga telah diuji validitasnya.
e.    Kesesuaian Gaya Belajar Siswa criteria ini didasarkan atas kondisi psikologis siswa, bahwa siswa belajar dipengaruhi pula oleh gaya belajar siswa.
f.     Kesesuaian Kondisi Lingkungan, pendukung dan waktu. Bagaimana bagusnya sebuah media apabila tidak didukung oleh fasilitas dan waktu yang tersedia. Maka pembelajaran kurang efektif.

Berdasarkan uraian diatas, kesesuaian media terhadap komponen pembelajaran harus diperhatikan karena akan membimbing keberhasilan dalam proses pembelajaran dikelas. Perlu diingat media yang bagus tidak selalu efektif jika tidak sesuai dengan materi yang diajarkan. Maka, kesesuaian berbagai komponen mutlak adanya.
Pemilihan media yang akan diterapkan dalam proses mengajar, sangat diharapkan kepada seorang guru untuk dapat menetukan pilihannya masing-masing, sesuai dengan kebutuhannya pada saat pertemuan dengan harapan media yang dipilih dapat mempercepat proses pelaksanaan pelajaran dan akan mencapai tujuan yang diharapkan. Pada saat media dipilih maka pada saat itulah seorang guru mampu berpikir dan melakukan decoding yaitu proses penafsiran symbol-simbol komunikasi yang mengandung pesan-pesan tersebut.

3.    Manfaat Pemilihan Media Pembelajaran
Pemilihan media pembelajaran didasarkan beberapa manfaat menurut Encycloeopdia Of Educatonal Research dalam merencanakan manfaat media pendidikan sebagai berikut:
a.    Meletakkan dasar-dasar konkret untuk berpikir. Oleh karena itu, mengurangi verbalisme
b.    Memperbesar perhatian siswa
c.    Meletakkan dasar-dasar yang penting untuk perkembangan belajaroleh karena itu membuat pelajaran lebih mantap
d.    Memberikan pengalaman nyata yang dapat menimbulkan kegiatan berusaha sendiri dikalangan siswa
e.    Menimbulkan pemikiran yang teratur terutama melalui gambar hidup
f.     Membantu tumbuhnya pengertian yang dapat membawa perkembangan kemampuan berbahasa
g.    Memberikan pengalaman yang tidak mudah diperoleh dengan cara lain dan membantu efisiensi serta keragaman yang lebih banyak dalam belajar.
Media pembelajaran dalam bentuk permainan haruslah bersifat edukatif, untuk merangsang berbagai kemampuan dasar pada anak sehingga pendidikan yang berlangsung pada mereka tetap dirasakan sebagai  suatu kegiatan yang menyenangkan. Ketika memilih media pembelajaran yang digunakan pendidik atau orang tua haruslah melihat dari unsure edukatif permainan tersebut. Adapun unsure edukatif yang terdapat dalam media adalah sebagai berikut:
a.    Unsure gerak motorik (gerak fisik) ialah unsure yang melatih kemampuan, daya tahan, kekuatan, keterampilan, dan ketangkasan anak
b.    Afeksi (perasaan) biasanya dapat dilatih melalui emosional anak dengan menggunakan alat peraga secara bersama-sama
c.    Kognitif (kecerdasan otak)
d.    Spiritual (budi pekerti) unsure spiritual biasanya melibatkan kehalusan, kelemutan, dan semangat terdalam dari hidup seseorang
e.    Keseimbangan (kesempurnaan hidup) ialah memiliki manfaat yang positif baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang.
Proses dalam pemilihan media di mana seorang guru harus mampu mengambil suatu benda yang akan dijadikan media dan bagaimana media tersebu kita masukan kepada berbagai macam konsep pelajaran dan bagaimana  cara menuangkan konsep yang tersimpan dalam benda tersebut kepada peserta didik, sehingga anak didik mengerti dan memahami suatu materi pelajaran. Adapun criteria dalam pemilihan media untuk jenis media rancangan ( yang dibuat sendiri ) perlengkapan yang diajukan sebagai acuan adalah sebagai beriku:
a.    Apakah materi yang akan disampaikan itu untuk tujuan pelajaran atau hanya informasi tambahan atau hiburan
b.    Apakah media yang dirancang untuk keperluan pembelajaran alat-alat bantu pengajaran
c.    Apakah dalam pengajaran akan menggunakan strategi kognitif, afektif dan psikomotorik
d.    Apakah materi yang akan disampaikan itu masih sangat asing bagi anak didik
e.    Apakah perlu rancangan suara seperti untuk pengajaran bahasa
f.     Apakah perlu rancangan gerak seperti untuk pengajaran seni atau olah raga.
Berdasarkan criteria pemilihan media tersebut, maka seorang guru hendaknya dalam mempergunakan media disesuaikan dengan materi yang diajarkan. Perlu diingat bahwa peilihan media jangan terlalu dipaksakan, sehingga mempersulit proses belaajr mengajar didalam kelas. Oleh karena itu, media merupakan salah satu unsure  untuk mempermudah proses pembelajaran.
Suatu media akan dapat berfungsi dengan baik jika digunakan dengan baik dan benar. Selain itu, sangat dipengaruhi pula dalam pemilihan media yang tepat. Apalagi unruk pembelajaran PAUD sehingga diperlukan media khusus yang mengacu pada karakteristik anak. Sebab, bila media tidak digunakan dengan benar dan baik maka akan terjadi kesalahan dalam pemilihan media. Pesan-pesan yang disampaikan tidak akan tersampaikan kepada anak secara optimal.
4.    Prinsip-Prinsip Penggunaan Media Pembelajaran
Terkait dengan hal ini, ada beberapa prinsip dalam penggunaan media pembelajaran yang perlu diperhatikan, diantaranya sebagai berikut:
a.    Penggunaan media pengajaran hendaknya dipandang sebagai bagian yang integral dari suatu sistem pengajaran bukan hanya sebagai alat bantu yang berfungsisebgai tambahan yang digunakan bila dianggap perlu dan hanyadimanfaatkan sewaktu-waktu yang dibutuhkan
b.    Media pengajaran hendaknya menguasai teknik-teknik dari suatu media pengajaran yang digunakan
c.    Guru seharusnya menghitungkan untung ruginya pemanfaatan suatu media yang digunakan
d.    Penggunaan media pengajaran harus selalu diorganisasikan secara sitematis bukan sembarang menggunakannya
e.    Jika sekiranya suatu poko bahasan memerlukan lebih dari satu macam media, guru dpat memanfaatkan multimedia yang menguntungkan dan memperlancar proses belajar mengajar dan dapat merangsang siswa dalam belajar


B.   Kriteria Pemilihan Sumber Belajar
1.    Pengertian
Proses belajar mengajar pada dasarnya merupakan proses penyampaian materi dari guru kepada siswa agar siswa mampu memahami materi pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan. Guru wajib memberi materi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai, jika guru memberikan materi yang salah atau tidak sesuai maka berakibat tujuan pembelajaran tidak tercapai. Jika sudah demikian maka pembelajaran yang dilakukan terancam gagal yang berimbas pada kualitas pendidikan yang buruk

2.    Macam-macam Pemilihan Kriteria Sumber Belajar
Dalam memilih sumber belajar harus memperhatikan dua kriteria. Kriteria tersebut adalah sebgai berikut:
a.    Kriteria Umum
Kriteria umum merupakan ukuran kasar dalam memilih sumber belajar, diantanya adalah:
1). Ekonomis: tidak harus terpatok pada harga yang mahal
2). Praktis: tidak memerlukan pengelolaan yang rumit, sulit dan langka
3). Mudah: dekat dan tersedia dilingkungan sekitar kita
4). Fleksibel: dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan instruksional
5). Sesuai dengan tujuan: mendukung proses dan pencapaian tujuan belajar, dapat membangkitka motivasi dan minat belajar siswa.
b.    Kriteria Berdasarkan Tujuan
Beberapa kriteria memilih sumber belajar berdasarkan tujuan diantaranya sebagai berikut:
1). Sumber belajar guna memotivasi, artinya pemanfaatan sumber belajar tersebut bertujuan meningkatkan minat, medorong partisipasi, merangsang pertanyaan-pertanyaa, memperjelas masalah dan sebagainya
2). Sumber belajar untuk pembelajaran, yakni untuk mendudkung kegiatan belajar mengajar
3). Sumber belajar unntuk penelitian, merupakan bentuk yang dapat diobservasi, dianalisis, dicatat secara teliti dan sebagainya
4). Sumber belajar untuk memecahkan masalah
5). Sumber belajar untuk presentasi, disini lebih ditekankan sumber sebagai alat, metode atau strategi penyampaian
























BAB III
PENUTUP

SIMPULAN
Media pembelajaran sangat berperan untuk keberhasilan proses belajar mengajar. Peranan media pembelajaran terutama adalah untuk membantu penyampaian materi kepada siswa. Dalam hal ini bisa terlihat bahwa tingkat kualitas atau hasil belajar juga dipengaruhi oleh kualitas media pembelajaran yang digunakan..
Proses belajar mengajar pada dasarnya merupakan proses penyampaian materi dari guru kepada siswa agar siswa mampu memahami materi pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan. Guru wajib memberi materi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai, jika guru memberikan materi yang salah atau tidak sesuai maka berakibat tujuan pembelajaran tidak tercapai. Jika sudah demikian maka pembelajaran yang dilakukan terancam gagal yang berimbas pada kualitas pendidikan yang buruk
Dalam memilih sumber belajar harus memperhatikan dua kriteria yaitu kriteria umum dan kriteria berdasarkan tujuan